Viral Tradisi Unik di Pasuruan, Pasang Ratusan Bendera Sambut Piala Dunia 2026

Viral Tradisi Unik di Pasuruan, Pasang Ratusan Bendera Sambut Piala Dunia 2026. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Semarak Piala Dunia 2026 mulai terasa di Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Menjelang bergulirnya turnamen sepak bola terbesar di dunia itu, warga setempat kembali menghidupkan tradisi unik dengan memasang ratusan bendera negara peserta di sepanjang jalan desa.

Bendera-bendera berukuran besar tampak berkibar di berbagai sudut kampung nelayan tersebut. Dipasang menggunakan tiang bambu yang menjulang hingga belasan meter, hiasan khas Piala Dunia itu menjadi pemandangan yang menarik perhatian masyarakat maupun pengendara yang melintas.

Tradisi ini bukan hal baru bagi warga Desa Gerongan. Selama puluhan tahun, masyarakat setempat selalu menyambut perhelatan Piala Dunia dengan menghiasi lingkungan mereka menggunakan bendera negara-negara yang berlaga di turnamen tersebut.

Salah satu warga, Samian, mengungkapkan bahwa kebiasaan tersebut telah berlangsung sejak era 1990-an dan terus dipertahankan hingga sekarang. Menurutnya, kecintaan masyarakat terhadap sepak bola membuat tradisi itu tetap hidup dari generasi ke generasi.

“Kira-kira era 1990-an, warga di sini selalu menghias kampung dengan bendera negara-negara peserta setiap kali Piala Dunia digelar,” ujar Samian dikutip Kompas.

Setiap menjelang Piala Dunia, warga secara sukarela bergotong royong memasang bendera mulai dari gerbang masuk desa hingga gang-gang permukiman. Seluruh biaya pengadaan bendera ditanggung secara mandiri oleh warga tanpa dukungan sponsor maupun bantuan pihak luar.

“Kalau sudah Piala Dunia, warga di sini pasti antusias. Tanpa disuruh pun mereka gotong royong memasang bendera negara favorit masing-masing,” ujarnya.

Untuk mendapatkan satu bendera berukuran besar, warga rela merogoh kocek ratusan ribu rupiah. Meski demikian, tingginya biaya tidak mengurangi semangat mereka dalam memeriahkan ajang empat tahunan tersebut.

Mayoritas bendera yang menghiasi desa berasal dari negara-negara yang memiliki banyak pendukung di Gerongan, seperti Brasil, Argentina, Portugal, Jerman, Prancis, Spanyol, hingga Inggris. Negara-negara tersebut dipilih karena dianggap memiliki peluang besar bersaing di Piala Dunia sekaligus menjadi tim favorit warga.

Sekretaris Desa Gerongan, Kashani, mengatakan antusiasme terhadap sepak bola hampir dimiliki oleh seluruh masyarakat di lima dusun yang ada di wilayahnya. Selain memasang bendera, warga juga memiliki tradisi menggelar acara nonton bareng setiap kali tim favorit mereka bertanding.

Menurutnya, salah satu wilayah yang paling meriah dalam menyambut Piala Dunia adalah Dusun Karangpanas. Di kawasan tersebut, suasana kompetisi internasional sudah terasa bahkan jauh sebelum turnamen dimulai.

Kashani menambahkan, bendera-bendera yang telah dipasang akan tetap berkibar selama Piala Dunia berlangsung. Seiring berjalannya kompetisi, warga biasanya akan menurunkan bendera negara yang telah tersingkir dari turnamen.

Ia menyebut semangat masyarakat justru semakin meningkat ketika kompetisi memasuki babak gugur hingga partai final. Tak jarang jumlah bendera yang terpasang bertambah seiring semakin ketatnya persaingan antarnegara peserta.

Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim dan diselenggarakan bersama oleh tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *