Profil Destry Damayanti? Calon Gubernur BI Pilihan Presiden Prabowo

Jakarta, Lini Indonesia - Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI. Destry menjadi satu-satunya nama yang diusulkan pemerintah untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI pada 25 Juli 2026.foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI. Destry menjadi satu-satunya nama yang diusulkan pemerintah untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI pada 25 Juli 2026.

Nama Destry bukan sosok baru dalam dunia ekonomi dan kebijakan moneter Indonesia. Perempuan kelahiran Jakarta pada 1963 tersebut telah menjalani karier panjang di sektor keuangan, mulai dari dunia akademik, perbankan, hingga menduduki posisi strategis di Bank Indonesia.

Read More

Destry merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Pendidikan akademiknya kemudian dilanjutkan ke Cornell University, Amerika Serikat, hingga memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) dalam bidang Regional Science.

Pernah Jadi Penasihat Ekonomi Dubes Inggris

Mengutip profil resmi Bank Indonesia, perjalanan profesional Destry dimulai sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada periode 2000-2003.

Setelah itu, Destry sempat berkecimpung di dunia akademik. Ia menjadi peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.

Kariernya kemudian berkembang di sektor keuangan. Destry dipercaya menjadi Chief Economist Mandiri Sekuritas pada 2005-2011. Posisi tersebut kemudian dilanjutkan dengan jabatan sebagai Chief Economist Bank Mandiri pada 2011-2015.

Pada periode yang sama, Destry juga mendapat kepercayaan pemerintah untuk memimpin Satuan Tugas (Satgas) Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014-2015.

Setelah berkiprah di sektor perbankan dan pemerintahan, Destry bergabung dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai anggota Dewan Komisioner untuk masa jabatan 2015-2019.

Perjalanan Destry di Bank Indonesia

Karier Destry di bank sentral dimulai pada 2019. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019, ia ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia untuk periode 2019-2024.

Destry kemudian dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019.

Lima tahun kemudian, Destry kembali dipercaya menduduki posisi tersebut. Melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024, ia ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024-2029.

Ia kembali mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.

Setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur BI pada 25 Juli 2026, Destry kemudian dipercaya menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia.

Kini, pemerintah secara resmi mengusulkan Destry sebagai Gubernur BI definitif kepada DPR.

Pemerintah Kirim Beberapa Nama ke DPR

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya mengungkap bahwa Presiden Prabowo hanya mengajukan satu nama untuk posisi Gubernur Bank Indonesia, yakni Destry Damayanti.

Selain calon Gubernur BI, pemerintah juga menyerahkan nama untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Senior serta satu kursi Deputi Gubernur BI yang kosong.

Prasetyo menyampaikan penyerahan surat presiden (surpres) tersebut dilakukan atas arahan Presiden Prabowo.

“Hari ini atas petunjuk presiden secara resmi kami diutus dan ditugaskan untuk serahkan beberapa surpres ke DPR. Kami serahkan beberapa surpres, pertama mengenai calon definitif Gubernur BI, beserta calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya berkurang satu,” kata Prasetyo dikutip detik, Senin (10/8/2026).

Dengan diajukannya Destry sebagai calon tunggal, keputusan akhir mengenai pengangkatan Gubernur Bank Indonesia berikutnya kini berada di tangan DPR melalui proses yang berlaku.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *